Lebanon Larang Penumpang Pesawat Bawa Pager dan Walkie Talkie Pasca-Ledakan Massal

Anton Suhartono
Otoritas penerbangan Lebanon melarang perangkat komunikasi pager dan walkie talkie dalam penerbangan (Foto: AP)

Badan intelijen Israel Mossad disebut berada di balik serangan bom pager dan walkie talkie di Lebanon. Perangkat-perangkat itu ditanam dengan bahan peledak seberat 1 hingga 2 ons serta sakelar pemicu jarak jauh.

Pager yang meledak itu merupakan produk dari perusahaan Taiwan Gold Apollo. Namun CEO Gold Apollo membantah keterlibatannya dengan mengatakan pager itu tak diproduksi di Taiwan, melainkan oleh perusahaan Hongaria, BAC Consulting, melalui lisensi. 

BAC Consulting juga membantah keterlibatannya dengan alasan tak memproduksi pager tersebut. Mereka hanya bergerak pada jasa konsultasi bisnis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

12 jam lalu

Netanyahu Tolak Mentah-Mentah Proposal Damai Gaza Fase II yang Diajukan Trump

13 jam lalu

Iran Tuduh AS dan Israel di Balik Eksodus 60.000 Imigran Maroko ke Spanyol

18 jam lalu

Israel Bombardir Gaza Acuhkan Trump, Warga Palestina Sebut Perdamaian Hanya Ilusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal