Lebanon Larang Penumpang Pesawat Bawa Pager dan Walkie Talkie Pasca-Ledakan Massal

Anton Suhartono
Otoritas penerbangan Lebanon melarang perangkat komunikasi pager dan walkie talkie dalam penerbangan (Foto: AP)

Badan intelijen Israel Mossad disebut berada di balik serangan bom pager dan walkie talkie di Lebanon. Perangkat-perangkat itu ditanam dengan bahan peledak seberat 1 hingga 2 ons serta sakelar pemicu jarak jauh.

Pager yang meledak itu merupakan produk dari perusahaan Taiwan Gold Apollo. Namun CEO Gold Apollo membantah keterlibatannya dengan mengatakan pager itu tak diproduksi di Taiwan, melainkan oleh perusahaan Hongaria, BAC Consulting, melalui lisensi. 

BAC Consulting juga membantah keterlibatannya dengan alasan tak memproduksi pager tersebut. Mereka hanya bergerak pada jasa konsultasi bisnis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

Presiden Iran Pidato Kecam Trump di Sidang Umum PBB, Delegasi AS dan Israel Walk out 

18 jam lalu

Presiden Iran: Israel Punya Senjata Nuklir, Kami yang Dibom

21 jam lalu

Kunjungan Netanyahu ke AS Berantakan, Pertemuan dengan Elon Musk Batal

1 hari lalu

Board of Peace Rilis Proyek Pemulihan Gaza Selama 6 Bulan, Habiskan Rp43 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal