Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

Anton Suhartono
Lebanon mengalami kerugian antara 3 sampai 4 miliar dolar AS akibat serangan Israel sejak 2 Maret lalu (Foto: AP)

BEIRUT, iNews.id -Lebanon mengalami kerugian antara 3 sampai 4 miliar dolar AS atau sekitar Rp54 triliun sampai Rp72 triliun akibat serangan Israel sejak 2 Maret lalu.

Menteri Informasi Lebanon Paul Morcos, seperti dikutip dari kantor berita pemerintah NNA, Selasa (7/7/2026), mengatakan angka tersebut masih sementara seiring masih berlanjutnya serangan militer Zionis. Selain itu angka tersebut belum termasuk kerugian ekonomi serta kerusakan tidak langsung.

Pasukan Israel terus menunjukkan secara terang-terangan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS).

Pasukan Israel, Senin (6/7/2026), membombardir dua kota di Lebanon selatan, termasuk menargetkan rumah-rumah yang dihuni penduduk sipil.

Morcos mengatakan, para menteri telah mengunjungi beberapa kota hingga desa di Lebanon Selatan, termasuk mencari cara untuk mengupayakan pemulangan warga ke rumah mereka, termasuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi waga yang kehilangan rumah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Panen Zaitun Berujung Kekerasan, Pemukim Israel Serang Petani Palestina di Tepi Barat

7 jam lalu

Akar Konflik Netanyahu dan Eks Bos Intelijen Israel hingga Berujung Gugatan

7 jam lalu

Ngeri! Wali Kota di Prancis Jadi Korban Serangan Pemukim Israel di Tepi Barat

10 jam lalu

Makin Brutal! Pemukim Ilegal Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat, Pecahkan Kaca Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal