Lebih dari 500 Orang Ditangkap di Mesir sejak Demonstrasi Melawan Presiden Al Sisi

Nathania Riris Michico
Para pengunjuk rasa berdemonstrasi melawan Sisi di Kairo tengah pada Jumat malam lalu. (FOTO: AFP)

Massry, seorang aktivis politik dan pembela hak asasi manusia, diadili dan dipenjara dua kali karena ikut serta dalam demonstrasi.

Mesir secara efektif melarang protes di bawah undang-undang yang disahkan pada 2013 oleh Presiden Mohamed Morsi. Sisi terpilih sebagai presiden pada tahun berikutnya dengan 96,9 persen suara.

Namun ketidakpuasan atas kenaikan harga membuncah di Mesir, di mana pemerintah menerapkan langkah-langkah penghematan besar-besaran sejak 2016, sebagai bagian dari paket pinjaman 12 miliar dolar dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Pada Sabtu (21/9/2019), pengunjuk rasa menuju ke pusat Kota Suez dan bentrok berhadapan dengan pasukan keamanan yang membarikade jalan-jalan dan kendaraan lapis baja.

Protes muncul setelah Mohamed Aly, seorang pengusaha di pengasingan dan lawan Sisi, memposting seruan online untuk berdemonstrasi melawan Sisi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Perluas Jangkauan, Kemenag Kenalkan Perpustakaan Islam Digital di CIBF Mesir

Internasional
4 hari lalu

Israel Akhirnya Buka Perbatasan Rafah Gaza-Mesir, tapi...

Internasional
18 hari lalu

Trump Umumkan Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Ajak Presiden Erdogan dan Al Sisi

Internasional
25 hari lalu

Mesir: Netanyahu Berusaha Halangi Gencatan Senjata Gaza Tahap II

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal