Ledakan Beirut, Bantuan Israel, dan Luka Sejarah di Hati Rakyat Lebanon

Ahmad Islamy Jamil
Asap hitam membubung di atas Kota Beirut, Lebanon, pascaledakan besar pada Selasa (4/8/2020) lalu. (Foto: AFP)

Militer Lebanon awalnya menyatakan “tidak ada komentar” saat ditanya mengenai keterkaitan Israel dalam ledakan Beirut. Namun, belakangan sumber pemerintah mengatakan Israel tidak ada hubungannya dengan insiden tersebut.

Beberapa jam kemudian, Pemerintah Israel menawarkan bantuan kemanusiaan ke Lebanon. “Israel telah beralih ke Lebanon melalui keamanan internasional dan kontak politik untuk menawarkan bantuan kemanusiaan dan medis kepada Pemerintah Lebanon,” ungkap sebuah pernyataan Pemerintah Israel, empat hari lalu, seperti dikutip AFP.

Karena banyak rumah sakit Beirut yang kewalahan menangani ribuan orang yang terluka, Pemerintah Lebanon tidak memberikan komentar soal tawaran negara Yahudi tersebut kala itu.

Sampai hari ini, bantuan dari sejumlah negara lain telah mengalir ke Lebanon. Beberapa di antaranya berasal dari Prancis (yang dulu pernah menjajah Lebanon) dan Iran (sekutu gerakan Hizbullah Lebanon yang juga musuh utama Israel).

Israel dan Hizbullah terakhir kali berperang selama 33 hari pada musim panas 2006 yang menghancurkan beberapa bagian ibu kota Lebanon dan menewaskan ratusan orang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Panglima Angkatan Darat Iran Perintahkan Tentara Siaga Tinggi, Ada Apa?

4 hari lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

4 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

4 hari lalu

AS-Israel Dilaporkan Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran usai Pemilu Sela

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal