Kobaran api terjadi di Depot BM Inland Container, Bangladesh. (Foto: Reuters)
Umaya Khusniah

DHAKA, iNews.id - Jumlah korban tewas dalam kebakaran depot kargo Bangladesh bertambah menjadi 49 orang di hari kedua. Korban tewas termasuk sembilan petugas pemadam kebakaran. 

Upaya pemadaman api di dekat pelabuhan tenggara Bangladesh tersebut terus dilakukan hingga memasuki malam kedua. Hingga saat ini tercatat 100 orang luka-luka dalam insiden ini. 

Pejabat dan media lokal pada Minggu (5/6/2022) mengatakan, kobaran api terjadi di Depot BM Inland Container, sebuah perusahaan patungan Belanda-Bangladesh pada Sabtu (4/6/2022) tengah malam.

Api dipicu ledakan di sebuah wadah yang penuh dengan bahan kimia. Penyebab kebakaran tidak dapat segera teridentifikasi. Depot ini terletak di dekat Pelabuhan Chittagong, 216 kilometer tenggara ibukota, Dhaka.

Menurut Direktur Jenderal Dinas Pemadam Kebakaran dan Pertahanan Sipil Bangladesh, Brigjen Jenderal Main Uddin, setidaknya sembilan petugas pemadam kebakaran termasuk di antara yang tewas. Sementara itu, lebih dari 10 lainnya dirawat karena luka bakar.

Sejumlah ledakan susulan terdengar dan api terus menyebar. Ahli bahan peledak dari militer Bangladesh telah dipanggil untuk membantu petugas pemadam kebakaran. 

Ledakan itu menghancurkan jendela-jendela bangunan di dekatnya. Getaran terasa sejauh 4 kilometer.

Menurut stasiun TV Ekattor dan ahli bedah sipil daerah itu jumlah korban tewas masih bisa bertambah. Hingga malam kedua, api masih terus berkobar.

Perdana Menteri Sheikh Hasina mengungkapkan keterkejutannya atas kecelakaan itu. Dia memerintahkan penanganan yang memadai untuk perawatan medis bagi yang terluka.


Editor : Umaya Khusniah

BERITA TERKAIT