Lembaga Pemerintah India Klaim Kotoran Sapi Bisa Tangkal Radiasi Ponsel

Anton Suhartono
Alat bernama Chip dari kotoran sapi buatan lembaga pemerintah India diyakini bisa tangkal radiasi ponsel (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - Sebuah lembaga yang dibentuk pemerintah India mengembangkan kotoran sapi menjadi pelindung radiasi telepon seluler (ponsel).

Komisi Sapi Nasional India yang didirikan pada 2019 mengembangkan berbagai produk dari kotoran sapi untuk bisa digunakan manusia. Sebelum menghasilkan alat penangkal radiasi, lembaga itu juga membuat sabun bahkan obat dari kotoran sapi.

Sementara alat yang diberi nama 'chip' itu bisa ditempel di berbagai tempat di telepon seluler untuk melindungi penggunanya dari radiasi gelombang.

Namun Kepala Komisi Sapi Nasional Vallabhbhai Kathiria, dalam pernyataannya, tidak menjelaskan bagaimana kotoran sapi bisa melindungi manusia dari radiasi ponsel.

"Kami melihat, jika Anda menyimpan chip ini di ponsel, bisa mengurangi radiasi secara signifikan," kata Kathiria, dikutip dari AFP, Selasa (13/10/2020).

“Kotoran sapi itu antiradiasi, melindungi semua. Kalau dibawa pulang tempat Anda jadi bebas radiasi. Semua ini sudah disetujui oleh ilmu pengetahuan,” tuturnya.

Kathiria tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai penelitian yang telah dilakukan. Tak pelak pengumuman tersebut memicu ejekan di media sosial.

Chip tersebut diproduksi oleh lebih dari 500 tempat penampungan sapi dan dijual sekitar 100 rupee atau sekitar Rp20.000.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Duh, 3 Remaja Saudara Kandung Bunuh Diri gegara Dilarang Main Game dan Nonton Drama Korea

Internasional
15 hari lalu

Pesawat Jet Pribadi Bawa Wakil Menteri Kepala India Jatuh

Nasional
18 hari lalu

Virus Nipah Menyerang Negara Tetangga Indonesia, Wajib Waspada!

Internasional
19 hari lalu

Apes, Maling Ini Nyangkut di Lubang Ventilasi Rumah saat Beraksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal