Lembaga Penelitian AS Sebut Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Tembus 100.000 Orang

Anton Suhartono
Institut Penelitian Demografi Max Planck Amerika Serikat mengungkap setidaknya 100.000 warga Gaza tewas dalam perang sejak 7 Oktober 2023 (Foto: AP)

Hal ini menunjukkan bahwa jika pertempuran berlanjut tanpa batas waktu, seperti yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, warga Palestina hanya akan mencapai usia rata-rata ini. Angka-angka ini menunjukkan betapa berbahayanya kehidupan bagi penduduk sipil di Jalur Gaza.

Hingga saat ini, satu-satunya sumber resmi untuk jumlah korban tewas dan luka adalah Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza. Berdasrakan data hingga Senin (24/11/2025), jumlah korban tewas mencapai 67.173 orang.

Berbagai lembaga penelitian internasional menyebut angka dari Kementerian Kesehatan Palestina cenderung konservatif. Jumlah sebenarnya bisa jauh lebih banyak lagi dari data resmi. 

Berbagai studi secara konsisten menunjukkan tingginya jumlah kematian yang tidak dilaporkan.

Kementerian Kesehatan hanya menghitung kematian yang terkonfirmasi, misalnya, mereka yang memiliki surat keterangan kematian dari rumah sakit. Karena banyak rumah sakit harus menghentikan operasi normal selama perang, kementerian juga menggunakan pemberitahuan kematian dari kerabat.  Jumlah korban tewas itu belum termasuk mereka yang masih terkubur di reruntuhan bangunan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
24 jam lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Internasional
1 hari lalu

Tank Merkava Israel Tembak Posisi Pasukan Penjaga Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Internasional
1 hari lalu

Menlu Araghchi: Ada Pihak yang Ingin AS Serang Iran

Internasional
2 hari lalu

Duh, 21 Warga Gaza Meninggal Dunia akibat Kedinginan Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal