Lho? Armenia Sebut Rusia Belum Kirimkan Pesanan Senjata, padahal Sudah Dibayar

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan. (Foto: Reuters)

YEREVAN, iNews.id – Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, menuduh Rusia belum mengirimkan senjata yang telah dibeli negaranya. Padahal, Yerevan telah membayarkan sejumlah uang untuk memperoleh peralatan tempur buatan Moskow itu.

“Mengenai tidak disediakannya senjata dan peralatan sebagai imbalan atas pembayaran, tentu saja ada masalah,” kata Pashinyan seperti dikutip kantor berita TASS dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Jumat (24/11/2023).

Menurut laporan TASS, Pashinyan saat ini tengah berupaya melakukan negosiasi dengan Rusia untuk menemukan solusi atas persoalan tersebut. “Konsultasi sedang dilakukan mengenai mekanisme untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya. 

Pashinyan menuturkan, salah satu opsi yang mungkin adalah mengurangi utang Armenia kepada Rusia. Cara ini bisa dijadikan sebagai imbalan atas pembayaran yang telah dilakukan Yerevan, mengingat Moskow juga membutuhkan senjata.

Pashinyan tidak memberikan perincian tentang senjata yang dibeli Armenia. Dia juga tidak menjelaskan berapa banyak uang yang telah dibayarkan Yerevan untuk pembelian senjata tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

3 hari lalu

Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

4 hari lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

4 hari lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal