RIYADH, iNews.id - Kelompok Houthi Yaman melancarkan 10 serangan terhadap lima bandara di Arab Saudi sejak 5 Oktober 2026. Gelombang serangan tersebut menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai ratusan lainnya, sekaligus mengganggu lalu lintas udara di negara kerajaan itu.
Data Anadolu menyebutkan, serangan menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Bandara Internasional King Fahd di Dammam, Bandara Internasional Abha, Bandara Internasional King Abdullah bin Abdulaziz di Jazan, serta Bandara Najran.
Dampak paling parah terjadi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh. Serangan berulang di bandara tersebut menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar, kerusakan material, serta penghentian sementara operasional penerbangan.
Serangan pada Sabtu (10/10/2026) menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai 309 lainnya. Korban berasal dari sejumlah negara, termasuk Arab Saudi, Bangladesh, Amerika Serikat (AS), Mesir, Yordania, Palestina, Suriah, dan Sudan.
Sehari setelahnya, serangan kembali terjadi di Riyadh. Rentetan insiden tersebut memperbesar kekhawatiran terhadap keselamatan penumpang, pekerja bandara, dan warga sipil di tengah meningkatnya eskalasi konflik Saudi-Houthi.