Luncurkan 850 Rudal, AS Bantah Kehabisan Tomahawk Gempur Iran

Anton Suhartono
Pentagon membantah laporan yang menyebut persediaan rudal jelajah Tomahawk untuk menghadapi Iran berada di ambang sekarat (Foto: AP)

Rudal Tomahawk dikenal sebagai senjata utama AS untuk serangan presisi jarak jauh, dengan jangkauan sekitar 1.600 km dan dapat diluncurkan dari kapal perang permukaan maupun kapal selam. Namun, produksi tahunannya yang terbatas, hanya ratusan unit, memicu kekhawatiran soal keberlanjutan stok.

Seorang pejabat Pentagon yang dikutip dalam laporan tersebut bahkan menyebut persediaan di kawasan Timur Tengah berada pada tingkat sangat rendah. 

Tanpa kebijakan mendesak, kondisi itu disebut mendekati “Winchester”, istilah militer untuk situasi kehabisan amunisi.

Sementara itu, analis dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), Mark Cancian, memperkirakan lebih dari 800 rudal yang telah digunakan setara dengan sekitar seperempat total stok AS. Kondisi ini dinilai berpotensi menciptakan celah dalam kesiapan militer, terutama untuk menghadapi kemungkinan konflik lain di kawasan seperti Pasifik Barat.

Lembaga tersebut memperkirakan Angkatan Laut AS memiliki sekitar 3.100 rudal Tomahawk pada awal konflik, dari total hampir 9.000 rudal yang diproduksi sepanjang sejarah program, meski sebagian di antaranya sudah tua dan tidak lagi operasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Trump Siapkan Rencana jika Partai Republik Kalah Pemilu AS, Apa Saja?

3 hari lalu

Ngeri! Penembakan Selama Halloween di AS, 24 Orang Tewas 90-an Luka

3 hari lalu

Iran Masukkan Aset Keuangan AS dan Israel dalam Daftar Target, Perang Bisa Meluas

3 hari lalu

Pamer Senjata, Iran: Persediaan Rudal Kami Bertambah 1,5 Kali Lipat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal