Macron pun mengakui betapa melelahkannya secara mental dan psikologis untuk berbicara dengan Putin dan Zelensky. Akan tetapi, dia juga menekankan bahwa peran seorang negosiator adalah wajar bagi negara-negara Eropa, terutama dalam hal membangun perdamaian di Eropa sendiri.
Sebelumnya, pada Minggu (17/4/2022) lalu, Corriere della Sera juga menerbitkan wawancara dengan Perdana Menteri Italia, Mario Draghi. Dalam kesempatan tersebut, dia mendukung upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis di Ukraina.
Akan tetapi, Draghi juga mengkritik sikap keras kepala Putin dalam memandang konflik Moskow-Kiev. Dia menyebut pembicaraan teleponnya dengan Putin mungkin “hanya buang-buang waktu”.