Mahasiswi Jurusan Sejarah Ninja Dapat Nilai A karena Bikin Esai 'Tak Kasatmata'

Nathania Riris Michico
Eimi Haga tertarik pada ninja setelah menonton acara televisi "Nintama Rantaro", yang pernah ditayangkan di televisi Indonesia dengan judul "Ninja Boy". (FOTO: BBC)

TOKYO, iNews.id - Seorang mahasiswa kuliah sejarah ninja yang menyerahkan kertas kosong untuk tugas esainya diberi nilai tertinggi —setelah dosennya menyadari esai tersebut ditulis dengan tinta tak kasatmata.

Eimi Haga meniru teknik ninja aburidashi dengan menghabiskan berjam-jam merendam dan menghancurkan kacang kedelai untuk membuat tinta.

Tulisan esainya muncul ketika sang dosen memanaskan kertas yang dia serahkan di atas api kompor gas.

"Ini sesuatu yang saya pelajari dari buku ketika saya masih kecil," kata Haga, kepada BBC.

"Saya hanya berharap tidak ada yang akan terpikir ide yang sama."

Haga tertarik pada ninja –agen rahasia dan pembunuh terlatih di Jepang pada abad pertengahan– sejak menonton acara kartun di televisi saat masih kecil.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengakuan Aneh Pemotor Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Ngaku Dapat Bisikan

57 tahun lalu

Terungkap! Pemotor Ninja yang Pukul Pengendara di Jagakarsa Positif Narkoba

57 tahun lalu

Korban Pemotor Ninja di Jagakarsa Alami Memar di Rahang usai Dipukul Berkali-kali

57 tahun lalu

Jadi Tersangka, Pemotor Ninja yang Pukul Pengendara di Jagakarsa bakal Dites Urine

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal