Mahathir ke PM Australia: Pindahkan Kedutaan di Israel Picu Terorisme

Nathania Riris Michico
PM Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: AFP)

Morison mengatakan kepada Mahatahir, belum ada keputusan yang dibuat oleh Pemerintah Australia. Menurutnya, akan ada proses internal untuk menyelesaikan kebijakan Australia.

Selama berada di Singapura, Mahathir juga mengkritik keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dia menyebut presiden Amerika itu sebagai "pengganggu internasional" dan "penjahat" atas kebijakannya yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sehari sebelumnya, Morrison melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Morrison mengatakan Jokowi tidak menghubungkan perjanjian perdagangan bebas yang tertunda dengan isu kedutaan di Israel.

Namun, Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita pada pekan ini mengatakan penandatanganan kesepakatan perdagangan bebas itu ditunda karena "isu Palestina".

"Ini tidak diangkat sehubungan (dengan itu). Kami membahas kedua masalah itu," kata Morrison.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
8 hari lalu

Mahathir Mohamad Masuk Rumah Sakit setelah Istri Meninggal Dunia

11 hari lalu

Pesan Haru Mahathir Mohamad untuk Istri Tercinta Siti Hasmah yang Meninggal Hari Ini 

21 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

22 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal