KUALA LUMPUR, iNews.id - Organisasi yang loyal kepada Anwar Ibrahim, Otai Reformasi, mendesak Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad untuk menentukan waktu penyerahan kekuasaan.
Seperti diketahui, Mahathir berjanji menyerahkan jabatan PM kepada Anwar Ibrahim dalam beberapa tahun. Koalisi Pakatan Harapan menunjuk Mahathir untuk maju sebagai PM dalam pemilu ke-14 Malaysia tahun lalu. Saat itu Anwar Ibrahim masih berstatus tahanan terkait kasus pelecehan seksual.
Ketua Otai Reformasi Idris Ahmad mengatakan, kurang jelasnya rencana penyerahan kekuasaan kepada Anwar menyebabkan munculnya ketidakpercayaan di antara para pemimpin Pakatan Harapan.
"Mahathir harus menetapkan tanggal kapan dia akan menyerahkan jabatan perdana menteri kepada Anwar. Ketidakpastian transisi kekuasaan ini telah menjadi polemik di antara banyak orang dan memengaruhi kepercayaan investor asing," kata Idris, dikutip dari The Star, Jumat (14/6/2019).
Idris bahakn menyarankan kepada Mahathir untuk mengundurkan diri sesegera mungkin sehingga memberi jalan bagi Anwar Ibrahim naik.