Mahathir Mohamad Kritik Penutupan Masjid bagi Turis Terkait Virus Korona

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Beberapa masjid di Malaysia ditutup untuk kunjungan turis terkait merebaknya virus korona baru. Langkah serupa diterapkan untuk tempat wisata.

Sejauh ini ada tujuh kasus virus korona di Malaysia, melibatkan turis asal China maupun warga lokal yang baru pulang dari Kota Wuhan.

Namun Perdana Menteri Mahathir Mohamad menegaskan kebijakan menutup masjid maupun tempat wisata bukan berasal dari pemerintah.

Bahkan dia mengkritik langkah itu dengan menyebutnya sebagai keputusan tidak bertanggung jawab.

“Pemerintah tidak pernah menyatakan bahwa masjid atau museum tidak dapat dikunjungi oleh turis hanya karena mereka mungkin terinfeksi virus korona. Ini bukan kebijakan pemerintah dan ini adalah tindakan tidak bertanggung jawab," katanya, dikutip dari The Star, Rabu (29/1/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Daftar 20 Perusahaan Tersangka Karhutla, 4 Korporasi Asing asal Singapura hingga Malaysia

2 hari lalu

Dikritik Malaysia dan Singapura soal Asap Karhutla, Dasco: Tak Perlu Dibalas Ketersinggungan

3 hari lalu

Malaysia Tawarkan Bantuan Tangani Karhutla di RI, Siap Kirim Pesawat Amfibi hingga Helikopter

3 hari lalu

Perwakilan Malaysia Bertemu Kepala BNPB, Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal