Mahathir bahkan mempertimbangkan akan mengambil tindakan hukum jika Anwar tak merespons permintaan tersebut.
Dia memberi waktu kepada Anwar 7 hari, terhitung sejak Selasa(28/3/2023), untuk merespons permintaan tersebut.
Tuduhan Mahathir merujuk pada pidato Anwar, yakni "Seseorang setelah 22 tahun 22 bulan berkuasa, meratapi bahwa orang Melayu telah kehilangan segalanya. (Merebut) Semuanya untuk keluarga dan anak-anak Anda. Sekarang ketika Anda kehilangan kekuasaan, Anda ingin bicara tentang banyak orang."
Menurut Mahathir, jelas bahwa sosok yang disebut Anwar dalam pidato adalah dirinya.