Salah satu hal yang menjadi perhatian investor adalah perkembangan penggunaan Muse. Meta meluncurkan asisten AI otonom tersebut pada awal September dan membekalinya dengan kemampuan seperti memesan perjalanan, mengirim email hingga mengelola perangkat rumah yang terhubung.
Zuckerberg menyebut Muse sebagai salah satu langkah menuju pengembangan 'personal superintelligence' yang dapat digunakan di berbagai platform Meta.
Meta Connect 2026 diperkirakan akan menyoroti pergeseran strategi perusahaan dari virtual reality menuju AI, perangkat lunak berbasis agen dan perangkat wearable pintar. Meta juga dikabarkan akan memperkenalkan kacamata pintar baru tanpa kamera bawaan serta menghadirkan pembaruan untuk Muse.
Meta telah mengembangkan bisnis AI selama lebih dari satu dekade. Perusahaan meluncurkan Facebook AI Research (FAIR) pada 2013 dan memperkenalkan model bahasa besar Llama pada 2023 sebagai pesaing ChatGPT.
Tahun lalu, Meta mengintegrasikan model AI ke dalam WhatsApp, Instagram, Messenger dan Facebook. Zuckerberg juga telah berkomitmen menggelontorkan puluhan miliar dolar AS untuk membeli chip komputasi AI dari Nvidia sekaligus mengembangkan chip khusus milik Meta.
Zuckerberg mendirikan Facebook ketika berusia 19 tahun sebagai platform bagi mahasiswa untuk mencocokkan nama dengan foto teman sekelas. Perusahaan tersebut melantai di bursa pada 2012, sementara Zuckerberg kini memiliki sekitar 13 persen saham Meta.