Makkah dan Madinah Aman dari Serangan Houthi, Malaysia Tetap Minta Warganya Tunda Umrah

Anton Suhartono
Malaysia mengimbau warganya menunda umrah ke Makkah maupun ziarah ke Madinah menyusul meningkatnya ancaman keamanan di Arab Saudi (Foto: X)

Kementerian Luar Negeri Malaysia melaporkan tidak ada warga negaranya yang tewas maupun terluka dalam serangan pada Sabtu (10/10/2026) di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, maupun Bandara Internasional King Fahd di Dammam.

Meski demikian, serangan tersebut menimbulkan korban dari berbagai negara. Sebanyak 13 orang tewas dalam serangan ke Bandara King Khalid. Mereka terdiri atas empat warga Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, Sudan, dan India.

Serangan berlanjut sehari kemudian di lokasi yang sama. Insiden tersebut menewaskan satu warga Pakistan dan melukai 11 orang lainnya. Sebagian besar korban dalam rangkaian serangan itu merupakan warga asing.

Rentetan serangan tersebut memperbesar kekhawatiran terhadap keamanan perjalanan udara di Arab Saudi. Pemerintah Malaysia pun mengambil langkah pencegahan dengan meminta warganya menunda perjalanan umrah, meskipun belum ada laporan serangan langsung di Makkah.

Eskalasi ini menjadi tantangan bagi calon jemaah yang telah merencanakan perjalanan ke Tanah Suci. Mereka perlu memperhatikan perkembangan situasi keamanan serta imbauan resmi pemerintah sebelum memutuskan untuk berangkat.

Pemerintah Malaysia belum menyebutkan batas waktu penundaan tersebut dalam keterangan yang dikutip. Karena itu, calon jemaah diimbau terus memantau pengumuman terbaru dari otoritas terkait sebelum melakukan perjalanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
60 menit lalu

2 WNI Terluka akibat Serangan Houthi di Riyadh, Kemlu: Bukan Jemaah Umrah

4 jam lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih di Tengah Memanasnya Konflik Houthi-Arab Saudi

4 jam lalu

Pemerintah Bantah Tolak Bantuan Malaysia untuk Atasi Karhutla, Kemenko Polkam: Sedang on Going

5 jam lalu

Serangan 2 Rudal Houthi Rusak 15 Rumah di Riyadh Saudi, 4 Orang Luka termasuk Anak-Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal