Malaysia Diminta Bayar Ratusan Triliun kepada Kesultanan Sulu, Begini Reaksi PM Ismail 

Umaya Khusniah
Pemerintah Malaysia tidak akan menerima klaim teritorial oleh pihak mana pun atas negara bagian Sabah, Kalimantan. (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Pemerintah Malaysia tidak akan menerima klaim teritorial oleh pihak mana pun atas negara bagian Sabah, Kalimantan. 

Pernyataan tegas ini disampaikan Perdana Menteri (PM) Ismail Sabri Yaakob dalam sebuah pernyataan, Jumat (18/3/2022). 

PM Ismail menegaskan demikian setelah klaim dan proses arbitrase oleh Pengadilan Arbitrase Prancis yang memerintahkan pemerintah Malaysia untuk membayar 62,59 miliar Ringgit Malaysia atau lebih dari Rp213 triliun kepada kelompok yang menyebut dirinya keturunan kesultanan Sulu.

Kesultanan Sulu menyewakan Sabah kepada sebuah perusahaan Inggris pada 1878. Sabah lantas masuk ke dalam teritorial Malaysia.

Kesultanan Sulu ini kini memerintah pulau-pulau di Kepulauan Sulu, yang merupakan bagian dari Mindanao, Filipina.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 jam lalu

Negara ASEAN Siap Bantu Padamkan Karhutla, Menko Polkam: Dipersilakan Saja

1 hari lalu

Skincare Lokal Mulai Masuk Pasar Malaysia, Ini Faktanya!

2 hari lalu

MAKI Bongkar Rute Nusron Wahid ke Malaysia: Naik Kapal Feri

3 hari lalu

KPK Ungkap Alasan Nusron Wahid Absen Pemeriksaan: ke Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal