Malaysia Perpanjang Lockdown hingga 9 Juni, Mudik Lebaran Juga Dilarang

Anton Suhartono
Muhyiddin Yassin (Foto: AFP)

Muhyiddin menambahkan, mudik menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri masih dilarang, termasuk open house.

Malaysia pertama kali memberlakukan lockdown pada 18 Maret setelah terjadi peningkatan kasus yang tajam. Aktivitas pendidikan dan bisnis yang tidak penting ditutup.

Seluruh warga harus berada di rumah, kecuali untuk membeli kebutuhan pokok dan obat.

Lockdown sempat dilonggarkan pada 4 Mei yang memberikan kesempatan sebagian besar bisnis memulai aktivitas lagi dan warga kembali bekerja. Namun sekolah-sekolah tetap tutup dan pertemuan besar masih dilarang.

Sebanyak 6,64 juta orang atau 43,6 persen total pekerja Malaysia telah kembali beraktivitas sejak Senin lalu. Jumlahnya akan terus bertambah dalam beberapa pekan.

Meski demikian Muhyiddin mengingatkan warga untuk tetap berpegang pada pedoman kesehatan yakni menjaga jarak aman.

“Jangan ceroboh, karena semakin banyak orang kembali bekerja, risiko infeksi lebih tinggi. Beberapa pekan mendatang sangat penting,” katanya, seraya menegaskan, pemerintah tidak akan ragu memberlakukan penguncian total lagi di daerah yang mengalami lonjakan kasus virus corona.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Kuliner
3 hari lalu

Viral Restoran Uncle Roger di Malaysia Tutup Permanen, Nasi Gorengnya Biasa Saja? 

Health
9 hari lalu

Obat Crestor dan Lipitor di Indonesia Lebih Mahal dibanding Malaysia, Menkes Bongkar Faktanya!

Nasional
9 hari lalu

Menkes Tegaskan Pajak Bukan Biang Kerok Harga Obat di Indonesia Super Mahal

Nasional
9 hari lalu

Menkes Kaget Harga Obat RI 5 Kali Lebih Mahal dari Malaysia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal