Mantan PM Israel: Sudah Saatnya Mengakhiri Pengepungan Gaza

Ahmad Islamy Jamil
Mahmoud Abbas (kiri) saat menggelar jumpa pers bersama Ehud Olmert (kanan) di New York, AS, Februari 2020. (Foto: AFP)

“Tidak ada jalan lain. Kita (Israel) tidak siap mengambil langkah seperti itu karena akan menimbulkan korban jiwa yang besar di antara pasukan kita dan rakyat Gaza. Hasil operasi semacam itu akan sangat dahsyat, bahwa kita tidak akan siap untuk menanganinya,” ucapnya. 

Menurut dia, Netanyahu tidak mau atau tidak mampu membuat keputusan yang rumit dan mahal tentang pendudukan kembali Israel atas Gaza. “Bahkan, ketika (Netanyahu) mengumumkan bahwa dia akan menjatuhkan rezim Hamas pada 2009, itu hanya sandiwara politik untuk memengaruhi hasil pemilu berikutnya,” kata Olmert.

Sejak 10 Mei lalu, Israel menggempur Gaza selama 11 hari. Serangan itu menewaskan lebih dari 270 orang, termasuk 67 anak-anak, dan melukai ribuan lainnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Netanyahu Perintahkan Pasukan Israel Bertahan di Lebanon meski Gencatan Senjata Berlaku

Internasional
5 jam lalu

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Lebanon 10 Hari

Internasional
12 jam lalu

Tentara Israel Jadi Bulan-bulanan Hizbullah di Lebanon, Tank Merkava Zionis Hancur

Internasional
12 jam lalu

Krisis Timur Tengah, Diam-Diam Putin Buka Komunikasi dengan Pemimpin Israel hingga AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal