Mantan Presiden Duterte Dituding Ancam Bunuh Anggota Kongres Filipina

Muhammad Fida Ul Haq
Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte dituding mengancam akan membunuh anggota kongres (Foto: AFP)

Duterte mengatakan bahwa ia mengingat kembali pada wawancara bulan Oktober saran yang telah ia berikan kepada putrinya, Wakil Presiden dan Menteri Pendidikan Sara Duterte, tentang bagaimana ia bisa menggunakan dana intelijen dan dana rahasia yang dialokasikan untuk kantornya.

"Sasaran pertamamu dengan dana intelijenmu adalah 'Kamu, kamu France'. Katakan padanya, 'Kamu komunis yang ingin saya bunuh'," kata Duterte dalam wawancara tersebut.

Duterte mengatakan dalam keterangan tertulisnya bahwa pernyataannya tentang Castro bukan berarti dia akan melakukan pembunuhan.

Meski demikian, Duterte dikenal mengancam akan membunuh orang, termasuk pedagang narkoba dan aktivis hak asasi manusia, ketika ia menjabat sebagai presiden dari tahun 2016 hingga 2022.

Dia juga sering menyebut kritikus sebagai simpatisan komunis. Tuduhan itu dapat berujung pada penangkapan, penahanan, atau bahkan kematian orang yang menjadi target.

Castro berharap jaksa akan memutuskan pada bulan depan apakah sudah ada cukup bukti untuk menuntut Duterte di pengadilan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Kapal Feri Bawa 350 Orang Tenggelam, 15 Tewas Puluhan Hilang

Internasional
17 hari lalu

Gunung Sampah di TPA Longsor, Korban Tewas Jadi 35 Orang

Internasional
24 hari lalu

Gunung Sampah Longsor, Korban Tewas jadi 6 Orang 30 Lainnya Hilang

Internasional
25 hari lalu

Gunungan Sampah Longsor di Filipina, 2 Orang Tewas 36 Hilang

Internasional
26 hari lalu

Senat AS Sahkan Resolusi Larang Trump Serang Venezuela Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal