Mantan Presiden Rusia Sebut Pasukannya Akan Maju sampai Rebut Kiev Ukraina

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Operasi militer khusus Rusia di Ukraina akan terus berlanjut sampai tujuannya tercapai. Wakil Kepala Dewan Keamanan Nasional Rusia yang juga mantan presiden Dmitry Medvdev menegaskan ada kemungkinan pasukannya menyerang hingga Ibu Kota Kiev.

Dalam wawancara dengan kantor berita RIA Novosti, Medvedev menegaskan pasukan Rusia akan terus maju, bukan hanya sampai Kiev, namun juga Lviv, kota di perbatasan dengan Polandia.

"Tidak ada yang bisa dikesampingkan. Jika Anda harus menuju Kiev, maka Anda harus lakukan, jika ke Lviv, maka Anda harus ke Lviv untuk menghancurkan infeksi ini," katanya, seperti dilaporkan kembali Reuters, Jumat (24/3/2023).

Pasukan Rusia nyaris merebut Kiev di awal masa invasi pada Februari 2022, namun berhasil digagalkan. Upaya untuk merebut ibu kota Ukraina itu gagal karena mendapat perlawanan sengit.

Pasukan Rusia lalu ditarik dari wilayah Kiev dan sekitarnya setelah tak ada kemajuan berarti dalam upaya menembus jantung ibu kota. 

Kegagalan Rusia memicu cemoohan dari Ukraina karena Negeri Beruang Merah menargetkan bisa merebutnya dalam 7 hari peperangan. Namun sampai saat ini, Rusia gagal menundukkan Kiev.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

7 hari lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

12 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

13 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal