Mantan Presiden Uni Soviet Dukung Dialog Rusia dan AS terkait Keamanan Eropa

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Presiden Uni Soviet, Mikhail Gorbachev. (Foto: Reuters)

Rancangan perjanjian itu juga berisi larangan kepada Amerika Serikat dan Rusia untuk menembakkan rudal jarak menengah dan jarak pendek dalam jarak serang wilayah satu sama lain; di samping sejumlah persyaratan lainnya.

Seorang pejabat pemerintahan Biden mengatakan, proposal keamanan Rusia itu memuat banyak hal yang tidak disetujui oleh Amerika Serikat. Akan tetapi, dia menyebut ada beberapa bagian lain yang mungkin dapat diperdalam lagi oleh kedua negara untuk meraih kesepakatan. 

“Namun, saat ini, Amerika Serikat tidak akan menanggapi di depan umum semua proposal keamanan Rusia, seperti yang dipahami Moskow,” kata pejabat AS itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal