Mantan Sekjen PBB Ban Ki-moon Sebut Israel Terapkan Apartheid terhadap Palestina 

umaya
Mantan Sekjen PBB, Ban Ki-moon menyebut tindakan Israel terhadap Palestina mengarah ke apartheid. (Foto: REUTERS)

Keberadaan Ban di wilayah tersebut atas nama The Elders, sekelompok negarawan yang terlibat dalam prakarsa perdamaian dan hak asasi manusia di seluruh dunia. Bersama dengan ketua kelompok, mantan Presiden Irlandia, Mary Robinson, dia bertemu dengan para pemimpin Israel dan Palestina serta masyarakat sipil. 

Dari mulut kelompok hak asasi lokal, dia mendengar bahwa Israel melakukan kejahatan apartheid. Kelompok-kelompok HAM terkemuka di Israel dan luar negeri juga menuduh Israel dan pendudukannya selama 56 tahun di Tepi Barat telah berubah menjadi sistem apartheid. Israel memberi warga Palestina status kelas dua dan dirancang untuk mempertahankan hegemoni Yahudi dari Sungai Yordan hingga Laut Mediterania.

Kunjungan The Elders dilakukan di tengah kekerasan terburuk di Tepi Barat dalam hampir dua dekade. Tindakan keras Israel selama berbulan-bulan terhadap militansi telah menewaskan hampir 300 warga Palestina sejak awal 2022. Sementara serangan Palestina terhadap Israel telah menewaskan lebih dari 50 orang.

Ban dan Robinson mengatakan Israel tampaknya menggunakan kekuatan yang tidak proporsional dalam penggerebekannya.

“Saya sangat berharap bahwa otoritas militer Israel harus mengambil napas dalam-dalam sebelum mereka benar-benar menggunakan senjata mematikan. Seharusnya ada cara yang masuk akal untuk mengendalikan ini,” katanya. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Perang AS-Israel vs Iran Picu Derita Baru di Gaza: Harga Pangan Melonjak, Makanan Kian Sulit Didapat

Internasional
18 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
18 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Buletin
1 hari lalu

Iran Hujani Israel dengan Rudal Balistik, Kilang Minyak Bahrain Ikut Meledak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal