Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai

Anton Suhartono
Iran masih memiliki ketidakpercayaan yang dalam kepada Amerika Serikat meski kedua negara segera menandatangani kesepakatan damai (Foto: AI)

AS dan Iran mengumumkan kesepakatan untuk mengakhiri perang Timur Tengah di semua lini pada Senin (15/6/2026). Kesepakatan itu termasuk membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran energi dan barang setelah berbulan-bulan terlubat konflik mematikan yang memicu kekacauan ekonomi global.

Baghaei mengatakan AS telah berkomitmen untuk mencairkan dana Iran yang dibekukan di luar negeri serta memberikan kompensasi atas kerugian selama perang.

“Pelepasan aset Iran yang dibekukan serta ganti rugi atas kerusakan adalah dua poin penting. Pihak AS telah berkomitmen untuk mengambil tindakan di kedua hal tersebut,” katanya.

Berdasarkan kesepakatan MoU, kata dia, Iran akan mengelola Selat Hormuz dan mengenakan biaya layanan maritim terhadap kapal yang melintasi jalur perairan strategis tersebut, berbeda dengan biaya tol.

“Kami selalu menegaskan, tidak berusaha memungut tol, melainkab biaya untuk layanan navigasi, perlindungan lingkungan, asuransi kapal, dan layanan penting lain, yang akan dikenakan,” kata Baghaei.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

1 hari lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

2 hari lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

2 hari lalu

Kirim Pasukan AS ke Greenland, Trump: Mimpi Jadi Kenyataan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal