Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai

Anton Suhartono
Iran masih memiliki ketidakpercayaan yang dalam kepada Amerika Serikat meski kedua negara segera menandatangani kesepakatan damai (Foto: AI)

TEHERAN, iNews.id - Iran masih memiliki ketidakpercayaan yang dalam kepada Amerika Serikat (AS) meski kedua negara segera menandatangani kesepakatan damai yakni pada Jumat (19/6/2026). Ini berdasarkan pengalaman bahwa AS pernah mengkhianati perundingan damai dengan menyerang Iran dua kali yakni pada Juni 2025 dan Februari 2026.

“Sayangnya, harus diakui bahwa ketidakpercayaan mendalam Iran terhadap AS berasal dari sejarah panjang kesalahan yang dilakukan oleh para pemimpin AS,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran, Esmail Baghaei, seperti dikutip dari AFP, Selasa (16/6/2026).

Dia menambahkan AS harus membuktikan diri terlebih dulu bahwa mereka bisa dipercaya. Untuk mendapatkan kembali kepercayaan dari Iran, AS harus membuktikan komitmennya untuk waktu yang panjang. 

“AS masih memiliki jalan panjang sebelum bisa mendapatkan kepercayaan rakyat Iran,” katanya.

Baghaei menambahkan, nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai yang akan diteken pada Jumat mendatang hanya langkah untuk mengurangi ketegangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz

57 tahun lalu

AS Batalkan Gencatan Senjata, Ini Tanggapan Keras Iran

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Malam Ini

57 tahun lalu

Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal