Masjid Al-Aqsa Dinodai Israel dan Rakyat Palestina Dianiaya, AS Cuma Bilang Prihatin

Ahmad Islamy Jamil
Masjid al-Aqsa di Yerusalem, Palestina. (Foto: Pixabay)

WASHINGTON DC, iNews.idAmerika Serikat menyatakan sangat prihatin dengan kekerasan yang terjadi di Masjid al-Aqsa, Yerusalem. Dalam insiden itu, 152 warga Palestina terluka akibat bentrokan dengan polisi Israel.

“Kami menyerukan semua pihak untuk menahan diri, menghindari tindakan dan retorika provokatif, serta melestarikan status quo bersejarah di Haram al-Sharif/Temple Mount,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Sabtu (16/4/2022).

Haram al-Sharif adalah nama lain dari Masjid al-Aqsa. Sementara, kaum Yahudi mengklaim masjid itu sebagai Tempel Mount alias Bukit Suci.

Tindakan polisi Israel semakin menjadi-jadi. Mereka menodai Masjid al-Aqsa dengan menerobos masuk tempat paling suci ketiga umat Islam itu, Jumat (15/4/2022) kemarin. 

Tak cukup sampai di situ, mereka menembakkan peluru karet, bom suara, serta gas air mata ke arah jamaah Muslim. Serangan aparat zionis itu berlangsung saat umat Islam tengah menunaikan ibadah di waktu Subuh.

Beberapa rekaman video menunjukkan, polisi Israel bertindak kasar terhadap jamaah Muslim lansia. Mereka juga memukuli warga Palestina yang tidak bersenjata, serta menangkap bocah remaja.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengumumkan, lebih dari 150 warga Palestina dirawat di rumah sakit setelah bentrokan dengan polisi Israel di al-Aqsa, kemarin.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Trump Posting Gambar Peta Selat Hormuz Milik AS

6 jam lalu

Gencatan Senjata 60 Hari dengan AS Berakhir, Ini Komentar Iran

13 jam lalu

Tak Jelas Kapan Berakhir, Perang Timur Tengah Mulai Bikin Negara Teluk Gerah

13 jam lalu

Iran Tegaskan Pasukan AS Tak Boleh Lintasi Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal