Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Anton Suhartono
Krisis bahan bakar mesin jet akibat perang Timur Tengah berdampak pada penerbangan di Vietnam dan Myanmar (Foto: Vietnam Airlines)

Maskapai di Vietnam berupaya menaikkan anggaran bahan bakar pada rute internasional.

Vietnam baru-baru ini meminta bantuan bahan bakar dari beberapa negara, seperti Qatar, Kuwait, Aljazair, dan Jepang. Pada Senin lalu Vietnam meneken kesepakatan dengan Rusia tentang produksi minyak dan gas di kedua negara.

Maskapai penerbangan Myanmar juga mengumumkan akan membatalkan beberapa penerbangan domestik karena kondisi yang tidak bisa dihindari.

Filipina lebih parah, menghentikan operasional pesawat karena kekurangan bahan bakar jet disebabkan perang AS-Israel dengan Iran.

Presiden Ferdinand Marcos Jr menyebutkan, pengandagan pesawat merupakan kemungkinan yang nyata.

Beberapa negara memberi tahu maskapai Filipina bahwa mereka tidak bisa memenuhi permintaan bahan bakar. Kondisi itu memaksa maskapai mengisi bahan bakar pesawat berlebih guna memastikan perjalanan pergi dan pulang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
58 menit lalu

Ini Isi Surat Trump ke Kongres, Jelaskan Alasan AS Serang Iran Lagi

2 jam lalu

Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania, Hancurkan Fasilitas Radar

3 jam lalu

Trump Lapor ke Kongres AS, Operasi Militer terhadap Iran Dimulai Lagi

5 jam lalu

Makin Canggih, Iran Gunakan Rudal Pertahanan Baru Rontokkan Drone Mata-Mata AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal