Maskapai Cathay Pacific Ancam Pecat Pegawai yang Ikut Demonstrasi Hong Kong

Anton Suhartono
Cathay Pacific ancam pecat pegawai yang ikut unjuk rasa (Foto: AFP)

Memo ini bertolak belakang dengan sikap maskapai yang disampaikan pada awal bulan ini, menegaskan dukungan atas hak kebebasan berekspresi pegawainya. Perubahan sikap drastis ini terjadi setelah China ikut campur tangan.

Maskapai Hong Kong yang kini mempekerjakan 27.000 staf itu mendapat kritikan tajam dan dituduh tunduk pada tekanan politik China.

Sebelumnya regulator penerbangan melarang staf Cathay yang mendukung atau mengikuti demonstrasi ikut dalam penerbangan yang melalui wilayah udara China.

Grup Cathay Pacific terakhir memecat pengurus serikat pekerja dan awak kabin Cathay Dragon, Rebecca Sy, tanpa penjelasan. Sehari sebelumnya dia termasuk yang dicoret dari daftar tugas penerbangan ke wilayah China.

Setelah kebijakan itu, para staf menghapus posting-an media sosial terkait dengan demonstrasi Hong Kong karena takut mendapatkan tindakan indisipliner.

Selain pada Sabtu (31/8/2019), para aktivis juga menyerukan unjuk rasa pada Senin dan Selasa, tepat 3 bulan sejak protes pertama menolak RUU ekstradisi digelar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Ratusan Guru Madrasah Demo di Depan Gedung DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Diangkat Jadi PPPK

Internasional
11 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
24 hari lalu

Ngeri! Petir Sambar Demonstrasi Dihadiri Ribuan Orang di Brasil, Puluhan Luka

Internasional
1 bulan lalu

Hadapi Amerika, Iran Tak Ingin Konflik tapi Siap Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal