Mati-matian Bela Ukraina dari Rusia, Ternyata Begini Balasan yang Diterima Jepang

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Jepang (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Merespons permintaan Jepang, pihak berwenang Ukraina pun langsung menghapus video tersebut dan mengeluarkan permintaan maaf.

Kaisar Hirohito juga dikenal dengan gelar Showa. Dia memerintah di Jepang dari 1926 hingga 1989. 

Dia pernah menjabat sebagai komandan Angkatan Bersenjata Jepang selama Perang Dunia II. Ketika itu, Jepang menjadi bagian dari Blok Poros (Axis Power) dan juga penanda tangan Pakta Tripartit, yang menjadi dasar koalisi militer fasis pimpinan Jerman. 

Keputusan Showa pada masa itu membawa Jepang kepada periode paling tragis dalam sejarah negeri samurai, termasuk peristiwa pengeboman atom di Hiroshima dan Nagasaki. Namun, kesalahannya di masa lalu kemudian dibayar dengan peningkatan ekonomi Jepang secara drastis pascaperang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
2 hari lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
3 hari lalu

Menhan Sjafrie dan Menhan Jepang Tiba di Jakarta, Siap Teken Kerja Sama Pertahanan

Nasional
4 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal