Media Barat Sebut Perusahaan Asing di Rusia Diancam, Kedubes: Itu Berita Palsu!

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Negara Rusia (ilustrasi). (Foto: Ist.)

WASHINGTON DC, iNews.id – Laporan sejumlah media Barat menyebut perusahaan-perusahaan asing di Rusia kini berada dalam ancaman. Namun, pihak Rusia menyangkal berita tersebut.

Kedutaan Besar Rusia di Amerika Serikat mengatakan, laporan media Barat itu adalah palsu. “Sekali lagi, kami mendesak media lokal (di AS) untuk meninggalkan praktik jahat menyebarkan berita palsu. Karya The Wall Street Journal ini adalah fiksi murni,” ungkap Kedubes Rusia di AS lewat platform Telegram, seperti dikutip kantor berita Sputnik, Senin (14/3/2022).

Pada Minggu (13/3/2022), The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan bahwa para jaksa di Rusia diduga telah mengeluarkan peringatan kepada perusahaan-perusahaan Barat yang beroperasi di negara bekas Uni Soviet itu.

Para jaksa tersebut dikatakan mengancam para pemimpin perusahaan yang berani mengkritik Moskow dengan penangkapan dan penyitaan aset mereka. 

WSJ, dengan mengutip sumber anonim, melaporkan bahwa Coca Cola, McDonald's, Procter & Gamble, dan Yum Brands selaku pemilik waralaba KFC termasuk di antara beberapa perusahaan yang diduga mendapat ancaman melalui surat dan telepon oleh jaksa Rusia itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
12 jam lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Internasional
12 jam lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Internasional
14 jam lalu

Trump Deklarasikan Menang Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal