Media Rusia: Rudal HARM Kiriman AS Tak Berguna di Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Tentara AS memasang rudal HARM pada sebuah pesawat tempur yang diangkut oleh kapal induk USS Kitty Hawk, 25 Maret 2003. (Foto: Reuters)

Sumber tersebut mencatat, rendahnya efisiensi rudal HARM disebabkan oleh kecepatan maksimumnya yang biasa-biasa saja, yaitu sedikit di atas 600 meter per detik. Faktor lain yang menyebabkan kegagalan senjata itu adalah visibilitasnya yang tinggi alias gampang terlihat oleh musuh.

Menurut sumber itu, kendaraan udara tempur Ukraina menggunakan rudal tersebut dari jarak jauh untuk menghindari penghancuran pesawat tempur Kiev oleh Rusia. Namun, tindakan Ukraina itu justru memungkinkan militer Rusia untuk mendeteksi rudal tersebut jauh sebelum mereka mendekati area tempat sistem pertahanan udara Rusia berada.

Tak hanya itu, kata dia, rudal HARM juga menyebabkan kesulitan tertentu dalam serangan gabungan terkoordinasi waktu, karena sistem pertahanan udara secara otomatis diarahkan ke mereka sebagai ancaman prioritas.

“Namun, pasukan Ukraina belum dapat mengenai satu pun radar sistem pertahanan udara Rusia dengan rudal HARM,” kata sumber tersebut.

Rudal HARM mulai digunakan Angkatan Udara Amerika Serikat pada 1983. Kecepatan maksimum rudal itu dinyatakan mencapai 2.280 kilometer per jam atau 630 meter per detik. Sementara jangkauan peluncurannya bisa mencapai 100 km bila digunakan dari ketinggian. 

Sebagai perbandingan, kecepatan maksimum rudal antiradar AS-17 Krypton dan AS-11 Kilter milik Rusia masing-masing melebihi 1.000 dan 1.100 meter per detik. Sementara jangkauan peluncurannya lebih dari 200 km.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intelijen AS Kaget, Drone Iran Bentuk Formasi Ubur-Ubur Tembak Jatuh Jet Tempur F-15

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

57 tahun lalu

Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!

57 tahun lalu

Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal