Medvedev: Donald Trump Tak Akan Cabut Sanksi terhadap Rusia jika Terpilih di Pilpres AS 2024

Ahmad Islamy Jamil
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev. (Foto: EPA)

MOSKOW, iNews.id - Rusia meyakini calon presiden AS Donald Trump tidak akan mencabut sanksi terhadap Moskow jika terpilih di Pilpres AS 2024. Pandangan tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, akhir pekan ini.

"Karena dendam terhadap pemerintahan (Presiden AS Joe Biden) saat ini, Donald Trump mengancam akan mencabut sanksi terhadap Rusia. Namun, apakah dia benar-benar akan melakukannya jika terpilih? Tidak, tentu saja tidak," kata Medvedev di Telegram, Sabtu (7/9/2024).

"Di balik semua keberaniannya sebagai 'orang luar', Trump pada dasarnya adalah orang dalam yang berkuasa. Ya, dia seorang yang narsistik eksentrik, tetapi dia juga seorang pragmatis," ujar mantan presiden Rusia itu lagi.

Menurut Medvedev, sebagai seorang pengusaha, Trump memahami bahwa sanksi dapat melemahkan dominasi dolar secara global. Namun, hal itu saja tidak cukup baginya untuk menentang sikap anti-Rusia.

Terkait calon presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris, Medvedev mengatakan bahwa dia tidak akan membawa kejutan apa pun jika terpilih. Sekutu Putin itu juga menyebut wakil presiden petahana AS itu sebagai sosok politikus yang tidak berpengalaman.

"Pidato-pidato indah yang tidak bermakna dan jawaban-jawaban 'benar' yang membosankan terhadap pertanyaan-pertanyaan akan disiapkan untuknya (Harris), yang akan dia bacakan melalui teleprompter sambil tertawa terbahak-bahak," kata Medvedev.

Pemilihan presiden AS akan diadakan pada 5 November. Kompetisi demokrasi itu akan menjadi ajang pertarungan Trump dan Harris.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Iran Minta Maaf Serang Negara Tetangga, Trump: Mereka Kalah!

Soccer
2 hari lalu

Lionel Messi ke Gedung Putih, Donald Trump: Putra Saya Penggemar Berat Anda!

Internasional
2 hari lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Internasional
2 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal