Memanas, Diplomat Iran Bakar Dokumen sebelum Angkat Kaki dari Albania

Umaya Khusniah
Edi Rama mengatakan telah memerintahkan diplomat dan staf Iran untuk menutup kedutaan. (Foto: Reuters)

Rama mengatakan serangan siber pada Juli telah mengancam untuk melumpuhkan layanan publik, menghapus sistem digital dan meretas catatan negara, mencuri komunikasi elektronik intranet pemerintah dan menimbulkan kekacauan dan ketidakamanan negara.

Beberapa hari setelah serangan siber, media berbasis Tirana melaporkan bahwa peretas telah mempublikasikan data pribadi anggota oposisi yang disimpan di komputer negara Albania seperti nomor pribadi, nomor sosial dan keamanan, nama dan foto.

Washington, sekutu terdekat Albania, juga menyalahkan Iran atas serangan itu. AS berjanji untuk mengambil tindakan lebih lanjut untuk meminta pertanggungjawaban Iran atas tindakan yang mengancam keamanan sekutunya tersebut.

Hubungan Albania dan Iran mulai tegang sejak 2014. Saat itu, Albania menerima sekitar 3.000 anggota kelompok oposisi Organisasi Mujahidin Rakyat Iran yang diasingkan juga dikenal dengan nama Farsinya Mujahideen-e-Khalq. Mereka telah menetap di sebuah kamp dekat Durres, pelabuhan utama negara itu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Ribu Warga Iran Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Duka Selimuti Teheran

57 tahun lalu

Kemlu Pastikan RI Diundang Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Utus Dubes di Teheran

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal