Chapman menambahkan, kurang dari 30 detik kemudian, transmisi dari pesawat mengumumkan penurunan ketinggian, diikuti panggilan darurat mayday.
Sekitar pukul 12.48, pilot kembali mengirim transmisi.
"Kami dalam kondisi kecepatan berlebih, sedang menukik. Selanjutnya tak bisa dipahami. Sayangnya, semua penumpang tewas,” tuturnya.
Kopilot sempat mengatakan, pesawat dengan nomor ekor N722BD itu turun dengan kecepatan lebih dari 20.000 kaki per menit (setara 101 meter per detik).
“Kami akan menghantam tanah,” kata pilot, dalam rekaman.
Rekaman berakhir menngungkap Nathalia berteriak, “Astaga, kita kehabisan waktu."
Kemudian petugas ATC berusaha menghubungi kembali, namun tak ada jawaban.
Beberapa video yang beredar di media sosial menunjukkan, pesawat yang dalam penerbangan dari Bandara Internasional Austin-Bergstrom, Texas, itu menuju Bandara North Eleuthera, Bahama, menghujam ke tanah di pinggir jalan raya secara vertikal dalam kecepatan tinggi.