Mengapa Tulisan "Saya Cinta Nabi Muhammad" Bikin Polisi India Murka?

Anton Suhartono
Polisi India menangkap bahkan merobohkan rumah Muslim yang menulis I Love Mohammed (Foto: Tolo News)

Sejak partai BJP berkuasa, berbagai ekspresi keagamaan Muslim,  mulai dari mengenakan hijab di sekolah, azan menggunakan pengeras suara masjid, hingga penamaan jalan, kerap dipersoalkan dan dijadikan isu politik. Kini, bahkan kalimat cinta kepada Nabi pun dianggap mengganggu ketertiban umum.

Rumah Dirobohkan, Konstitusi Dilanggar

Krisis ini tak berhenti di penangkapan. Di Bareilly, Uttar Pradesh, bentrokan pecah setelah demonstran memprotes tindakan polisi. Tokoh agama Tauqeer Raza ikut ditangkap, sementara empat bangunan miliknya dihancurkan tanpa proses hukum.

Fenomena perobohan rumah Muslim telah berulang di berbagai daerah India, dilakukan tanpa pemberitahuan atau perintah pengadilan, bertentangan dengan keputusan Mahkamah Agung yang menegaskan pembongkaran tidak boleh digunakan sebagai hukuman.

Namun, di lapangan, aturan hukum sering kali kalah oleh politik mayoritarian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ingatkan Gaji Polisi dari Rakyat: Layani Mereka, Jangan Menyusahkan

57 tahun lalu

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Komitmen Pelayanan Semakin Presisi dan Humanis

57 tahun lalu

Jelang Upacara Hari Bhayangkara, Begini Situasi di Satlat Korbrimob Cikeas

57 tahun lalu

Sita Aset Hanania Group, Polda Metro: Bisa untuk Berangkatkan Jemaah Kembali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal