Mengenal ATR 72, Pesawat Turboprop yang Jatuh di Nepal

Ajeng Wirachmi
Penampakan pesawat ATR 72-500 Yeti Air dengan registrasi 90 ANC saat berada di bandara Pokhara (Foto: Reuters)

Pesawat ATR 72-500 mampu menekan gas buang karbondioksida 50 persen lebih sedikit (per km). Hal tersebut membuat ATR 72-500 dinilai ramah lingkungan. 

Pesawat berkapasitas 72 orang ini didukung mesin Pratt & Whitney PW127. Sementara itu, interior kabinnya dirancang sedemikian rupa sehingga kedap suara lantaran adanya baling-baling di kedua sayap. Ada pula panel penyerap dan berbagai material canggih. 

Pesawat baling-baling memiliki keuntungan untuk penggunaan di landasan yang pendek. Ini sesuai dengan kondisi geografis Nepal, negara yang berada di pegunungan Himalaya.

Pesawat ini juga digunakan banyak maskapai di negara lain yang memiliki kondisi alam yang mirip, termasuk Indonesia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
5 hari lalu

Pesawat Militer Kolombia Jatuh usai Lepas Landas, 66 Orang Tewas

Internasional
20 hari lalu

Nepal Bakal Dipimpin Perdana Menteri Mantan Rapper, Usia Masih 35 Tahun

Internasional
1 bulan lalu

Bus Penuh Penumpang Terjun ke Sungai di Nepal, 19 Orang Tewas termasuk Warga Asing

Internasional
1 bulan lalu

Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang termasuk Pasien Jatuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal