Mengenal Bom Klaster dan Cara Kerjanya, Bisa Hancurkan Area 30.000 Meter Persegi

Tika Vidya Utami
Mengenal bim klaster yang akan dikirim AS ke Ukraina (Foto: Reuters)

Bom yang diberikan AS ke Ukraina mempunyai tabung yang membawa 88 subamunisi. Setiap bom memiliki jangkauan mematikan sekitar 10 meter persegi. Secara umum satu tabung bisa mencakup area hingga 30.000 meter persegi. Hal ini tergantung pada ketinggian saat bom utama dilepaskan. 

Bom yang terdapat di DPICM mempunyai muatan yang ketika menyerang tank atau kendaraan lapis baja bisa menciptakan jet logam yang melubangi lapis baja logam. 

Mengapa Banyak Negara yang Melarang Pemakaian Bom Klaster?

Diketahui, bom klaster dilarang oleh lebih dari 100 negara. Hal ini karena bahaya yang ditimbulkannya untuk warga sipil. Biasanya bom klaster melepaskan banyak bom kecil yang bisa membunuh tanpa pandang bulu di area yang luas. Tak hanya itu, bom yang tidak meledak bisa bertahan di tanah selama bertahun-tahun sebelum meledak.

Kelompok hak asasi manusia bahkan menggambarkan bom klaster atau amunisi tandan sesuatu yang “menjijikkan” serta penggunaannya sebagai kejahatan perang. Rusia maupun Ukrania sudah menggunakan amunsi tandan sejak dimulainya invasi pada Februari 2022. 

Sebagian besar negara di dunia telah melarang penggunaan senjata ini melalui Konvensi Amunisi Tandan (CCM) yang melarang penimbunan, produksi, hingga pengirimannya. Meski lebih dari 100 negara telah bergabung dalam konvensi tersebut, namun Amerika Serikat, Ukraina, Rusia, serta 71 negara lainnya belum ikut serta.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Khamenei Tolak Syarat Trump soal Negosiasi Nuklir Iran

Internasional
9 jam lalu

AS Batal Serang Iran, Delegasi 2 Negara Dilaporkan Bertemu di Turki Pekan Ini

Internasional
19 jam lalu

Profil Jeffrey Epstein, Pengusaha AS Pelaku Kejahatan Seks yang Bikin Heboh Dunia

Internasional
13 jam lalu

Penasihat Trump: Menyerang Iran saat Ini Kesalahan Besar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal