Mengenal Kukri, Pisau Pasukan Gurkha yang Wajib Berlumur Darah Setelah Dicabut dari Sarung

Andin Danaryati
Pisau kurki pasukan Gurkha, konon wajib berlumur darah begitu dilepas dari sarungnya (Foto: Reuters)

Bilah kukri biasanya memiliki lekukan di bagian pangkal bawah dekat gagang. Ada beberapa alasan untuk ini, seperti membuat darah atau getah jatuh dari mata pisau, tidak menjalar ke gagang yang bisa membuatnya jadi licin.

Alasan lain untuk mengetahui apakah mata pisau sudah tajam saat diasah. Beberapa alasan lainnya adalah sebagai simbol kaki sapi, simbol puting susu mengingat kukri tidak boleh digunakan untuk membunuh sapi hewan yang dipuja umat Hindu, atau digunakan untuk merebut pedang lain saat pertempuran. 

Pasukan Gurkha selalu membawa kukri ke setiap medan pertempuran. Konon, begitu keluar dari sarungnya, kukri harus berlumur darah. Jika tidak, pemiliknya harus melukai diri sendiri sebelum memasukkannya ke sarung lagi. Ada juga yang beranggapan ungkapan itu hanya upaya untuk menaku-nakuti musuh. Namun, kekuatan pasukan Gurkha memang tidak bisa diremehkan. Bersama tentara Inggris, lebih dari 200.000 pasukan ikut bertempur dalam Perang Dunia I dan II.

Setelah Perang Dunia II selesai, jumlah pasukan Gurkha menurun drastis, hingga hanya tersisa sekitar 3.500 personel. Banyak pasukan Gurkha yang gugur saat perang dunia hingga menyentuh angka 43.000 jiwa.

Seorang ahli sejarah Inggris, Tony Gould, mengatakan tentara Gurkha merupakan prajurit andal dengan kualitas dan karakter yang menggambarkan petarung sejati. Pasukan Gurkha identik dengan kesadisannya, namun sebenarnya lembut serta berani dan disiplin. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Prabowo Ucapkan Dirgahayu ke-74 Kopassus, Bagikan Foto saat Masih Jadi Prajurit

Internasional
1 bulan lalu

Nepal Bakal Dipimpin Perdana Menteri Mantan Rapper, Usia Masih 35 Tahun

Nasional
1 bulan lalu

Momen Prabowo Bertemu Eks Ajudan hingga Pengawal Era Kostrad-Kopassus di Hambalang

Internasional
2 bulan lalu

Bus Penuh Penumpang Terjun ke Sungai di Nepal, 19 Orang Tewas termasuk Warga Asing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal