Mengenal Senjata Pemusnah Massal yang Heboh Setelah Trump Teken Instruksi soal Fentanyl

Anton Suhartono
Istilah senjata pemusnah massal menjadi sorotan setelah Donald Trump menandatangani instruksi presiden yang memasukkan fentanyl sebagai WMD (Foto: AP)

Instruksi presiden itu juga memberi kewenangan kepada kepala lembaga eksekutif AS untuk mengambil langkah-langkah strategis guna menghilangkan ancaman fentanyl terhadap keamanan nasional. Namun, para pengamat menilai dampak praktis dari pelabelan WMD ini masih belum sepenuhnya jelas.

Pengumuman tersebut sejalan dengan retorika Trump yang selama ini menyebut kartel narkoba Amerika Latin sebagai “narko-teroris” dan “organisasi teroris asing”. 

Trump menilai kartel bukan sekadar jaringan kriminal pencari keuntungan, melainkan kelompok yang bertujuan menggoyahkan stabilitas sosial dan keamanan Amerika Serikat.

Dengan mengaitkan fentanyl dengan senjata pemusnah massal, Trump tampak ingin menggeser isu narkoba dari sekadar masalah kriminal dan kesehatan menjadi ancaman keamanan nasional, bahkan setara dengan terorisme dan perang modern.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
38 menit lalu

Angkatan Laut AS Siap Kawal Kapal Tanker yang Melintasi Selat Hormuz, Iran Ancam Jadikan Target Serangan

Internasional
1 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
2 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Internasional
3 jam lalu

Pertama Kali, AS Gunakan Rudal Jarak Jauh PrSM dalam Perang Melawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal