Mengenal Sistem Pertahanan Patriot yang Digunakan Arab Saudi Cegat Rudal Houthi

Anton Suhartono
Patriot merupakan salah satu sistem pertahanan udara paling canggih di dunia (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Patriot merupakan salah satu sistem pertahanan udara paling canggih di dunia. Sistem buatan Amerika Serikat (AS) ini mampu mencegat rudal balistik, rudal jelajah, hingga pesawat musuh. Namun, senjata secanggih ini tidak dapat menjamin perlindungan sepenuhnya dari serangan.

Arab Saudi menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sebuah rudal balistik Houthi yang mengarah ke Riyadh pada Senin (12/10/2026) malam. Dua rudal lainnya yang menargetkan pangkalan militer di Khamis Mushait juga berhasil dicegat pada keesokan pagi.

Namun kondisi berbeda terjadi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada pekan lalu. Serangkaian serangan rudal Houthi terhadap bandara tersibuk kedua di Arab Saudi itu merenggut belasang nyawa, termasuk jemaah umrah. 

Rentetan serangan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana rudal dan drone bisa menembus wilayah udara yang dijaga ketat, meski telah dilindungi sistem pencegat modern, seperti Patriot yang digunakan Saudi.

Jawabannya terletak pada perbedaan cara senjata terbang, kecepatan pendeteksiannya, serta keterbatasan teknologi pertahanan udara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Arab Saudi Tak Gentar Kilang Minyak Diserang Houthi: Seperti Burung Phoenix, Bangkit dari Abu!

9 jam lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Kapal Tanker

14 jam lalu

Peawat Jatuh di AS Tewaskan 6 Orang, Pilot Laporkan Ada Es di Sayap

14 jam lalu

AS Ikut Lobi Saudi agar Terima Bantuan Israel Lawan Houthi, Pangeran MBS Tetap Menolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal