Mengkhawatirkan, Sepertiga Penyintas Covid Alami Gangguan Otak dan Kejiwaan

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi penyintas Covid-19. (Foto: Istimewa)

Kecemasan (dialami 17 persen pasien) dan gangguan mood (14 persen) adalah gejala gangguan yang paling umum, dan tampaknya tidak terkait dengan seberapa ringan atau parah Covid-19 menginfeksi pasien.

Sementara, dari seluruh pasien yang pernah dirawat di ruang perawatan intensif (ICU) dengan Covid-19 parah, 7 persen di antaranya mengalami stroke dalam enam bulan, dan hampir 2 persen didiagnosis dengan demensia.

Para pakar independen mengatakan, temuan itu jelas mengkhawatirkan.

“Ini adalah penelitian yang sangat penting. Ini menegaskan tanpa keraguan bahwa Covid-19 memengaruhi otak dan pikiran dalam ukuran yang sama,” kata Ketua Psikiatri King's College London, Simon Wessely.

“Dampak Covid-19 terhadap kesehatan mental individu bisa sangat parah. Ini berkontribusi pada penyakit mental yang sudah meningkat dan membutuhkan penelitian lebih lanjut yang mendesak,” ucap Kepala Eksekutif MQ Mental Health, Lea Milligan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
14 hari lalu

Aida Saskia Pensiun dari Dunia Malam usai Selamat dari Kanker Stadium 3, Mantap Berhijab

14 hari lalu

5 Tahun Lawan Kanker Stadium 3, Aida Saskia Sempat Dikira Tak Panjang Umur

14 hari lalu

Kisah Keajaiban Aida Zaskia, Sembuh dari Stroke dan Kanker Stadium 3

19 hari lalu

Sebelum Meninggal Dunia, Tim Curry Berjuang Melawan Stroke sejak 2012

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal