Menhan Rusia dan China Bertemu Virtual, Tandatangani Kerja Sama Militer

Umaya Khusniah
Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia, Sergey Shoygu. (Foto: Reuters)

Dalam pertemuan tersebut, Shoygu juga memuji latihan dan patroli militer gabungan Rusia-China di Samudra Pasifik.

Sementara itu, Wei mengatakan Beijing menyadari adannya ancaman, tekanan dan pencegahan militer dari AS terhadap Federasi Rusia. Hal itu juga AS lakukan terhadap China. 

"Menghadapi pencegahan dan tekanan gila dari AS, China dan Rusia bersatu seperti gunung besar. Persahabatan kedua negara tak dapat dipatahkan," katanya.

Dia menyatakan, Moskow dan Beijing bersama-sama menentang hegemoni AS, menentang rezim demokrasi palsu dan multikulturalisme palsu AS, serta manifestasi perang dingin dalam bentuk baru.

Di akhir pertemuan, kedua menteri menandatangani peta jalan kerja sama militer. Dokumen yang ditandatangani membutuhkan peningkatan kerja sama antara angkatan bersenjata kedua negara melalui latihan militer strategis dan patroli bersama.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
13 jam lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

14 jam lalu

Menlu Sugiono Dalami Informasi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Singgung Hak Konsuler

14 jam lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

15 jam lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal