Menlu Arab Saudi Ungkap Harapan ke Joe Biden, Singgung Iran

Anton Suhartono
Faisal bin Farhan (Foto: Reuters)

Wilayah-wilayah itu kemungkinan akan menjadi titik gesekan antara Biden dengan Saudi ke depan.

Lebih lanjut Faisal berharap sejarah 75 tahun kerja sama pertahanan yang kuat antara kedua negara akan berlanjut.

Dia berharap AS memasukkan pemberontak Houthi di Yaman yang didukung Iran sebagai organisasi teroris.

"Kita semua tahu banyak tentang senjata mereka dan sebagian besar ideologi mereka berasal dari Iran. Jadi mereka jelas merupakan organisasi teroris yang didukung asing," katanya.

AS sejauh ini juga memandang kelompok itu sebagai salah satu perpanjangan pengaruh Iran di kawasan. Menurut sumber, pemerintahan Trump mengancam memasukkan Houthi dalam daftar hitam, sebagai bagian dari kampanye tekanan maksimum terhadap Iran.

Namun Iran membantah memberikan dukungan finansial dan militer kepada Houthi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

16 jam lalu

Trump Sebut Iran Sekarat: Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji Tentara

19 jam lalu

Trump: Jika AS Dipimpin Presiden Cerdas, Kim Jong Un Akan Berlaku Baik

21 jam lalu

Trump Akui Iran Tangguh Hadapi Tekanan: Tapi Mereka Sedang Sekarat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal