Menlu AS Mike Pompeo Hubungi Menteri Retno Bahas Afghanistan dan Palestina

Antara
Retno Marsudi (Foto: Antara)

Taliban mengumumkan gencatan senjata selama 3 hari terkait Idul Fitri dan telah berakhir pada Selasa lalu. Namun, pemerintah dan rakyat Afghanistan berharap gencatan senjata diperpanjang.

Terkait itu, Pemerintah Afghanistan membebaskan sekitar 900 anggota Taliban dari penjara. Langkah itu merupakan bagian dari perjanjian damai Taliban dan Pemerintah Afghanistan yang diinisiasi oleh AS pada Februari tahun ini.

Isu lain yang dibahas terkait masalah di Palestina, khususnya rencana Israel mencaplok wilayah Tepi Barat lebih luas mulai Juli 2020.

"Saya menekankan kembali posisi Indonesia terkait masalah Palestina tidak akan berubah. Saya berharap pada kepemimpinan AS mencegah Israel menjalankan rencananya meneruskan aneksasi di Tepi Barat," tutur Retno.

Pemerintah Indonesia dalam berbagai kesempatan mendorong komunitas internasional, termasuk PBB, ikut terlibat memulihkan hak Palestina terhadap wilayahnya, sebagaimana telah ditetapkan pada Tapal Batas 1967.

Tapal Batas 1967, dikenal juga dengan 1967 Borders atau Green Line, merupakan garis batas yang ditetapkan saat gencatan senjata sebelum Perang 6 Hari Arab-Israel pada 1967, termasuk di antaranya di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur.

Hal lain yang dibahas kedua diplomat adalah kerja sama pengembangan oba dan vaksin Covid-19. Retno menilai kedua negara bisa membangun kemitraan jangka panjang, namun tak menjelaskan secara detail mengenai bentuk kerja samanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
24 jam lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
3 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
3 hari lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
3 hari lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal