Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!

Anton Suhartono
Abbas Araghchi melontarkan peringatan keras kepada AS menyusul serangan militer terhadap sejumlah wilayahnya (Foto: AP)

Sebelumnya, Komando Pusat AS (Centcom) mengumumkan telah menyerang beberapa lokasi di sepanjang Teluk Persia pada Rabu dini hari waktu setempat. Serangan tersebut dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump menuduh Iran menembak jatuh helikopter AG-64 Apache yang sedang melakukan patroli di dekat Selat Hormuz.

Trump bahkan berjanji akan memberikan respons tegas atas insiden tersebut. Langkah itu kemudian diwujudkan melalui operasi militer yang menyasar fasilitas pertahanan Iran.

Namun, versi Iran berbeda dengan klaim AS. Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, menyebut serangan AS tidak menghantam instalasi militer, melainkan mengenai dua waduk air. Akibat serangan tersebut, pasokan air ke Distrik Bamani yang berada di dekat Kota Sirik dilaporkan terputus. Insiden itu menambah ketegangan antara Teheran dan Washington yang dalam beberapa pekan terakhir terus meningkat.

Pernyataan keras Araghchi menandai sikap Iran yang tidak akan mundur menghadapi tekanan militer AS. Ancaman balasan dari Teheran juga meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Teluk Persia yang merupakan jalur strategis perdagangan energi dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
23 jam lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

2 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

2 hari lalu

AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

2 hari lalu

Trump Yakin Namanya Akan Dikenang dalam Buku-Buku Sejarah sebagai Penyelamat AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal