Menlu Papua Nugini Mundur gegara Bawa 30 Orang ke Penobatan Raja Charles

Anton Suhartono
Justin Tkatchenko mengundurkan diri sebagai menlu Papua Nugini (Foto: Reuters)

Setiap delegasi mendapat tunjangan 50.000 kina atau sekitar Rp209 juta untuk biaya hotel dan tiket pesawat.

Rombongan terdiri atas 10 staf gubernur jenderal, 10 orang lainnya yang berangkat dalam rombongan terpisah. Sementara dari Kementerian Luar Negeri Papua Nugini,  Tkachenko ditemani dua pejabat senior. Marape absen dalam penobatan itu sehingga meminta Tkachenko mewakilinya. 

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dijadwalkan hadir dalam pertemuan yang digelar pada 22 Mei itu. Biden akan menjadi presiden AS pertama yang berkunjung ke Papua Nugini. Selain Biden, Perdana Menteri India Narendra Modi turut hadir.

Biden akan menandatangani pakta pertahanan dengan Papua Nugini dalam upaya untuk merebut pengaruh China di Pasifik.

Tkachenko sedianya terlibat erat dalam negosiasi dengan AS, namun menyatakan mundur. PM Marape akan mengambil alih tugas Tkachenko, termasuk mempersiapkan kunjungan Biden, Modi, serta belasan pemimpin kepulauan Pasifik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Balas Dendam, Iran Masukkan AU dan AL Inggris sebagai Organisasi Teroris

3 hari lalu

Menlu Arrmanatha Bahas Konflik Global di G20, Ingatkan Pangan Tak Boleh Jadi Senjata

13 hari lalu

Alasan Inggris Bantu Saudi Hadapi Houthi, Kirim Jet Tempur Typhoon dan Pesawat Tanker

14 hari lalu

Inggris Kirim Jet Tempur Thypoon ke Saudi Bantu Perang Melawan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal