Menlu Pompeo Sebut AS dan Taliban Teken Kesepakatan pada 29 Februari

Anton Suhartono
Mike Pompeo (Foto: AFP)

"(Mereka) Membangun langkah mendasar untuk menerapkan gencatan senjata yang komprehensif dan permanen serta peta jalan politik untuk masa depan Afghanistan," katanya.

Meski demikian, Pompeo tak menampik bahwa masih ada tantangan keamanan ke depan. Hanya saja, dia yakin kemajuan yang sudah dicapai sejauh ini bisa memberikan harapan dan peluang nyata.

"AS menyerukan kepada semua warga Afghanistan untuk memanfaatkan momen ini," tuturnya.

Sebelumnya Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Afghanistan Javed Faisal mengatakan, perjanjian pengurangan kekerasan di Afghanistan segera dimulai.

Gencatan senjata ini akan menandai langkah bersejarah sejak pecahnya konfik melibatkan AS di Afghanistan 18 tahun lalu atau setelah serangan 11 September 2001.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Trump Bakal Ubah Nama Negara Bagian New Mexico Jadi New America

22 jam lalu

Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah, Perang Saudi-Houthi Bakal Meluas Cepat

24 jam lalu

Perang Arab Saudi-Houthi Memanas, Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

1 hari lalu

Wow! Elon Musk Janji Bagikan Saham SpaceX untuk Setiap Anak di AS, Nilainya Rp189 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal