Menlu Prancis Jadi Target Serangan Bom di Jeddah

Arif Budiwinarto
Ilustrasi ledakan bom. (foto: ist)

Polisi masih memburu pelaku

Polisi dan militer masih memburu pihak yang bertanggung jawab serta memastikan apa motifnya.

Bulan lalu, seorang warga Saudi dengan pisau melukai seorang penjaga di konsulat Prancis di Jeddah pada hari yang sama ketika seorang pria bersenjatakan pisau membunuh tiga orang di sebuah gereja di Nice di Prancis selatan.

Ledakan bom hari ini terjadi saat Presiden Prancis Emmnuel Macron menjadi sasaran kemarahan sebagian besar Muslim dunia karena ucapannya yang bertekad melawan radikalisme Islam. Macron dalam sejumlah kesempatan menegaskan komitmennya menjunjung tinggi kebebasan berekspresi warga negaranya.

Pernyataan orang nomor satu Prancis itu kemudian dihubungkan dengan dukungannya pada penerbitan karikatur Nabi Muhammad yang dicetak majalah satir Charlie Hebdo.

Sikap Macron memicu kemarahan Muslim dunia, memicu protes di beberapa negara di mana fotonya dibakar, dan kampanye untuk memboikot produk Prancis.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kota Makkah Diserang, Raja Salman Sebut Houthi Teroris

3 hari lalu

Trump Batalkan Serang Houthi di Menit-Menit Terakhir, Ini Alasannya

3 hari lalu

Sosok Sheikh Ibrahim Al Madani, Muazin Masjidil Haram Dikenal dengan Suara Merdu Azan Subuhnya

3 hari lalu

Terungkap! Trump Perintahkan Serang Houthi tapi Dibatalkan di Menit-Menit Terakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal